Bos Yang Baik Tahu Diri Kalau Dirinya Bos

ajs

Setiap orang kaya yang berbisnis biasa disebut dengan bos, majikan, dan juragan. Istilah saja namun namanya bos tetaplah bos sedangkan karyawan adalah tetap karyawan.

Meski dalam satu wadah, tempat, lokasi namun bagaikan minyak dan air tidak akan akur, bersatu untuk selama-lamanya.

Kesalahan selalu berada pada karyawan, buruh, babu, pekerjaanya dikarenakan tidak sanggup bekerja. Apapun kesalahan karyawan akan berdampak pada amarah sang bos.

Seakan-akan bos tak pernah salah !

Semua kesalahan harus ditanggung oleh karyawan.

Sebaiknya dan seyogyanya ada pemahaman terlebih dahulu tentang definisi seorang bos. Bos bukan hanya pemilik perusahaan, penguasa bisnis namun harus selalu diingat relasi yang kuat dan jujur bahwa tanpa karyawan apalah artinya seorang bos.

jadi bos bukanklah TUHAN. Bos manusia biasa saja sama dengan yang lain hanya saja beda nasip dan takdirnya. Seharusnya seorang bos haruslah tahu diri sebelum jadi bos.

Caranya belajarlah dari bos-bos terdahulu, pahami caranya berkomunikasi, caranya mengatur, caranya bersikap, harus mengenal lebih dalam tentang etika, sopan santun, dan meningkatkan keimanan.

Karena harus diingat bahwa kebesaran bos ditopang oleh jutaan karyawan, kuli, babu dll. Mereka bekerja keras untuk kejayaan bos.

SEMAKIN KAYA SEORANG BOS BUKAN SERTA MERTA KARYAWANNYA, BABUNYA, KULINYA MERASAKAN KEKAYAAN SANG BOS. SEMAKIN SUKSES, SEMAKIN KAYA SEORANG BOS BUKAN BERARTI MENUNJUKKAN KINERJA KARYAWANNYA.

BOS TETAPLAH BOS.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s