Cara Pelacur Expresikan Diri Dengan Puisi

axx

PELACUR…. menulis puisi yang menceritakan berbagai jeritan suara hati, lengkingan getir menyayat hati yang terluka dan ternoda tergores arus deras peradaban dunia. Isak tangis memilukan sampai merobek- robek “HARTA yang paling berharga “ menimbulkan duka lara disanubari lalu mengeras sekeras batu cadas di tepi lautan. Dari lubuk hati yang paling dalam hingga tak terdengar, suara-suara memilukan dari calon-calon perempuan yang merasa gagal menjadi seorang “ibu”.

Beragam ekpresi para pelacur menyuarakan isi hatinya bisa menulis bait-bait puisi di dinding kamar, mentatoo bagian tubuh tertentu dengan sebuah gambar, sebuah nama, atau logo yang bermakna bagi dia, atau menempelkkan sebuah poster di dinding. Ekpresi diam membisu mirip bentuk bibir di selakangan tanpa pernah timbul ke permukaan…suara-suara itu yang terbungkus rapat oleh kekangan kerasnya arus perekonomian menerpa kehidupan mereka dulu lokalisasi Jarak dan Dolly.

Karena semua orang tahu profesi pelacur sudah ada sejak zaman nabi! Profesi tertua yang ada di muka bumi.
Ada beberapa sisi kelam dan terang menemani perjalanan seorang pelacur. Tak sedikit luka menyayat hati di sekujur tubuhnya. Penulis bisa memperoleh banyak data akurat, jujur tanpa mesti tanpa harus bertanya atau survei. Disebabkan ada kedekatan pribadi, rumah di sekitar mereka. Jadi mereka tanpa mengetahi kalau dirinya sedang diinterogasi, dikupas masalah pribadinya.

Setiap pembaca budiman sudi untuk memahami lahir batin mereka dari pengorbanan harga diri melacurkan diri untuk memuaskan hasrat nafsu laki-laki. Pengorbanan yang tidak bisa diterjemahkan dengan kata-kata. Akhirnya tidak memberikan stigma negatif, berburuk sangka, benci atau muak dengan seseorang yang menekuni dunia pelacuran. Biarlahkan mereka menekuni dunianya. Dunia mereka mirip pelaku kejahatan, kriminal, korupsi yang menjalar di semua bidang kehidupan di negeri ini.

Karena tidak semua umat Tuhan berjalan lurus sesuai dengan kehendakNya. Pelacur adalah misteri Tuhan ia ada sejak zaman nabi! Ibarat kata bisakah kita menghapus kemiskinan, kebodohan, kejahatan dari muka bumi? Jujur saja pembaca yang budiman, siapa yang bisa atau negara mana yang bisa melakukkan?

Bagaimanapun juga pelacur adalah manusia biasa seperti kita. Yang membedakan hanya profesinya, entalah ini sebuah nasip atau takdir, pilihan yang salah hanya Tuhan yang tahu dan biarkanlah itu urusanNya.

Sekali lagi PELACUR…….. ADAAAAAAAAAAAAAAA karena adaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa yang membutuhkannya! Bagaimanapun juga setiap orang memiliki jalan hidup masing-masing…entah salah atau benar…!

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s