“Joko, Aku Polisi ” hal 11

ajsd

Papa terus mengamati satu per satu tamu hampir semua sibuk diskusi atau ngobrol dengan rekan, dan beberapa asyik membaca koran atau sibuk dengan IPAD atau laptop. Mungkin waktunya makan siang sehingga ada yang janjian untuk makan bareng-bareng atau ada janji bisnis setelah makan siang.

Tak lama kemudian papa menyadarkan kepalanya lalu kakipun ikut-ikutan berselonjor ria sambil menarik nafas dalam-dalam. Sesekali memejamkan mata sambil membayangkan seorang gadis cantik berada di dekatnya lalu ngobrol, saling berbagi kisah suka duka dan diakhiri dengan ciuman mesra.

Lalu impian tersebut berlanjut sampai ke pelaminan sebagai wujud tanda kasih sayang. Papa terjaga dari impian sesaat kemudian papa pelan-pelan membuka kelopak matanya. Sedikit kemerahan tanda kelelahan. Papa segera memperbaikai posisi duduk. Ada seorang cewek yang duduk sendirian di dekat pintu keluar lobby.

Awalnya papa tidak terlalu tertarik dengan sosok yang duduk sendirian seperti papa. Entah mengapa tiba-tiba sorot mata papa tertarik ingin mengetahui siapa dia. Akhirnya papa bisa mengambil kesimpulan setelah melakukan pengamatan sementaradanhasilnya adalah dia gadis cantik.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s