Cara Pelacur Bertahan Hidup Di Lokalisasi

aees

Pelacuran selalu dilokalisir ditempatkan di sebuah lokasi khusus yang dinamakan lokalisasi. Di manapun berada pelacur selalu hidup bersama dengan pelacur lainnya.

Sangat berat hidup sebagai pelacur. Bayangkan saja setiap hari bermain sex dengan banyak pria. Pria-pria itu semua kadang dikenal dan kadang tidak.

Bayarannya kadang bisa lebih kadang bisa kurang.

Banyak pelacur yang harus menjula barang-barangnya seperti baju, jam tangan, dsb. Semua itu untuk kebutuhan makan. Karena tidak setiap hari ada tamu.

Namanya usaha kadang ramai dan kadang sepi.

Usahanya adalah bekerja keras agar tamu-tamu akan kembali ke pelacur. Karena kehadiran para lelaki adalah membawa sebuah kehidupan yang membahagiakan pelacur.

Pelacur hidupnya sangat tergantung oleh laki-laki.

Tanpa laki-laki kehidupan pelacur tidak akan ada. Kehadiran pelacur untuk memuaskan para hasrat nafsu laki-laki.

Di lokalisasi banyak pelacur yang harus banting tulang agar bisa hidup. Godaan pelacur sangat berat seperti narkoba bahkan di tempeleng oleh laki-laki. Bahkan ada yang dibunuh.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s