Novel Pembunuhan Joko, Aku Polisi

adsfsx

Joko, Aku Polisi

hal 2

Pemandangan tak biasa atau luar biasa selalu menghiasi kehidupan kami saban hari. Maklum saja kehidupan di sini(Jarak dan Dolly) sungguh berbeda dengan daerah lain!

Perbedaannya adalah kehidupan di sini jauh lebih hidup,ramai karena selain padat juga ramai pengunjung. Maka ada saja perkelahian antar preman di jalanan atau di gang tanpa alasan yang rasional, pengunjung lokalisasi sering mabuk-mabuk-an minuman keras di bar lalu tertidur di pinggir jalan, di pinggir selokan. Kalau malam hari tiba pelacur-pelacur cantik menjajakan dirinya tanpa malu di rumah-rumah bordir.

Namanya pekerjaan buat apa malu selama tidak merugikan! Itulah salah satu prinsip hidup pelacur. Mereka hadir untuk melayani sebaik mungkin dengan harapan para pelanggan kembali lagi. Pelayanan yang mereka berikan bukan menyakiti. Laki-lakilah yang mencari lalu menghampiri bukan pelacur.

Di lokalisasi terdapat beberapa bar, ada yang besar atau ala kadarnya yang buka setelah matahari tenggelam. Tak ayal lagi setiap malam musik dankdut berdendang keras beramai-ramai serempak menghiasi indahnya malam. Malam sebagai pertanda kehidupan malam segera bergegas meramaikan lokalisasi. Pelan namun pasti layaknya kelelawar beterbangan penuh riang gembira memenuhi gelapnya malam. Para pelanggan,pengunjung mendatanggi dengan berbagai tujuan. Aneka ragam maksud dan tujuan ke lokalisasi. Tidak semuanya negatif yang ada di perasaan pengunjung.

Ada klasifikasi pengunjung lokalisasi. Ada yang sekedar memuaskan rasa keingintahuan, ada yang senang berkunjung aktif bahkan ada yang memiliki selingkuhan dengan pelacur. Atau untuk menghabmbur-hamburkan uang hasil korupsi atau tindak kejahatan.
Penjual narkoba,pencopet,penipu,kadang ikut-ikutan menyusup meramaikan lokasi pelacuran. Khususnya penjual narkoba bekerja sangat hati menjual barang dagangannya.

Beberapa kali pihak berwajib berhasil menangkap pengedar dan penguna. Tapi bagi mereka tertangkap pihak berwajib adalah resiko. Mereka tak pernah jera, kejahatandi muka bumi tidak pernah berhenti selama mentari terbit dari timur!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s