Novel Pembunuhan hal 21

z

Joko, Aku Polisi

hal 21

”Bagi aku, semua terserah dengan mas Lukas. Aku jatuh cinta kepadanya. Diapun membalas cintaku lalu kami berdua yakin akan cinta ini. Semoga dia menjadi pilihan terbaik bagi hidupku. Aku akan segera memberitahu bapak dan ibu di Madiun kalau anaknya telah menemukan cinta. Sekali lagi kami merasa cocok satu sama lain, aku yakin dengan keputusanku.”

sambil tersenyum melirik kepada papa. Papa tersenyum mendengar komentar jujur, berani, dan terbuka.

”Lukas, apakah kamu juga bersikap yang sama dengannya” dengan raut wajah serius menatap papa.

Papa tersenyum mendengar pertanyaan papi. Papa memanggil kakek dengan sebutan papi.

”Iya papi, rasanya saat ini mungkin sudah tidak bisa ditunda lagi, aku pikir aku sudah jatuh cinta dan kami sudah memutuskan untuk terus menjalin hubungan ini selama-lamanya. Kalau sudah ada kecocokan antar pribadi dan komitmen, aku yakin itulah pondasi cinta. Meski kami baru pertana kali ketemu dan aku pikir bukan masalah waktu tapi komitmen segala-galanya bagiku. Aku yakin kalau dia benar-benar jodohku, dia tak akan lari jauh dari gengamanku.”

Suara papa terdengar mantap dan penuh keyakinan. Padahal mereka berdua tidak pernah membahas masalah cinta sebelumnya apalagi jodoh.

Mama benar-benar terkejut dengan keberanian papa menyatakan cinta dan minat meminangnya dalam waktu tiga bulan. Selama ini mama belum pernah mendengar langsung dari papa kalau berminat untuk melamarnya! Sebuah kejutan yang maha dasyat meski mama juga senang atas kejutan seperti ini.

Kakek dan nenek tersenyum mendengarkan komitmen mereka berdua, hanya cinta adalah perekat dari sebuah relasi antar manusia. Nenek hanya tersenyum melihat papa dan mama sudah berani menjalin cinta kasih. Bagi nenek sudah lama rindu ingin memiliki cucu. Bila cinta telah hilang di sanubari maka tal ayal lagi peperangan dan permusuhan akan terjadi.

Cinta memiliki kekuatan bahkan bisa menghancurkan bila tidak mengontrol kekuatan yang dimilikinya. Sudah jutaan contoh gara-gara cinta seseorang bisa mabuk kepayang, meregang nyawa mempertaruhkan harta diri di medan laga demi sebuah cinta!

Advertisements

One thought on “Novel Pembunuhan hal 21

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s