Novel Pembunuhan hal 57

az

Joko, Aku Polisi

hal 57

Rumah kami tak jauh dari bar Slamet Jaya, salah satu bar terkenal di Jarak. Di depan rumahku kerap kali kami berdua sering melihat tawuran antar pengunjung bar sampai berdarah-darah. Biasanya terjadi malam hari ketika aku belajar di ruang tamu.

Perkelahian yang terjadi di tengah jalan sampai memacetkan arus lalu lintas. Mirip kejadian duel di film cuma di sini live show. Pemadangan luar biasa bagi yang tidak pernah terlihat di tempat lain.

Aku benci melihat kejadian seperti ini. Bagiku aku ingin segera pindah rumah setiap kali melihat atau mendengar sekumpulan orang tawuran. Pernah suatu kali sore hari Joko dan aku bermain catur di parkiran tiba-tiba dari arah bar Slamet Jaya terdengar seorang berteriak keras “awas, awas, bajingan”.

Tak lama kemudian di depan bar Slamet Jaya kami mencoba memenuhi rasa keingintahuan dengan melihat dengan tatapan ngeri di balut rasa takut telah terjadi perempuran layaknya di medan laga, medan perang. Beberapa orang saling berhadap-hadapan, beradu pandang lalu beradu otot, entah siapa yang salah atau yang benar.

Tiba-tiba mereka saling serang. Ada yang bawa botol bir pecah, bawa senjata tajam mungkin perkelahian antar pengunjung bar. Kemungkinan terjadi perselisihan kecil misalnya ketika berjoget di depan panggung ada yang tersenggol atau saling beradu pandang.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s