Novel Pembunuhan hal 63

adf

Joko, Aku Polisi

hal 63

Ketika kami semakin akrab berhubungan dengan Joko ,warga kampung menyebutnya kami “ sahabat sejati”.

Salah satu warga kampung sering mengatakan kepada kami berdua.

”John dan Joko, seperti buah pinang dibelah dua, bukan sama mirip muka, tetapi keakraban itulah layak disebut sebuah pinang.”

Kami berdua tertawa setiap kali ada tetangga yang mengatakan demikian. Rasa kebersamaan dan persaudaraan tetap terjalin meski ada beberapa perbedaan di antara kami baik ras atau ekonomi. Memang keakraban kami kadang membuat heran warga kampung termasuk teman sebaya karena kami bukanlah saudara kandung.

Bukan berarti kami berdua tidak main dengan teman sekampung di gang II B. Setiap pulang sekolah sampai ke kampuspun kami lebih sering bersama-sama daripada berangkat sendirian. Jarang sekali kami terlibat perkelahian dikampung atau berselisih paham.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s