Novel Pembunuhan hal 64

agd

Joko, Aku Polisi

hal 64

Aku dan Crist kerap berselisih paham tentang permainan, adu argument tentang rencana main. Aku sering mengalah tapi tidak untuk urusan main bola. Bisanya kami bertiga bermain PS dirumah secara bergantian atau main sama-sama.

Jokolah menjadi penenggah bila aku dan Cris sedang terlibat berselisih paham. Kami berdua sama-sama suka permainan sepak bola sedangkan Crits lebih suka main PS play stations atau main game catur atau balap mobil di komputer. Mengapa karena kami laki-laki tidak menyukai permainan perempuan! Kodrat atau takdir?

Penampilan fisik Joko tampak macho dengan otot-otot yang menyembul diatas permukaan kulit terutama dilengan dan dikaki. Kulitnya berwarna sawo matang. Bulu-bulu halus hitam lurus menghiasi sekujur tangan dan kakinya, rambutnya lurus, dengan potongan shagi.

Hidungnya mancung, ditambah raut muka dan pipi yang pipih sehingga tampak tulang rahang yang kuat menyangga kepala. Dadanya bidang, badannya kekar. Sosok penampilannya terlihat sedikit garang, pemberani. Dia benar-benar memiliki penampilan yang sangat menarik dan menawan.

Jauh berbeda dengan penampilanku sendiri. Aku bermata sipit, berkulit kuning langsat, rambut lurus, badan juga sama kekar cuma tidak nampak otot-otot yang menyembul ke permukaan kulit. Penampilanku jak jauh beda dengan ras kuning. Rambutku lurus, aku sisir kebelakang. Perbedaannya hanya warna kulit kami yang mencolok, bila berjalan beriringan kata orang mirip kopi susu tanpa gelas!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s