novel pembunuhan hal 85

bvv

Joko Aku Polisi

hal 85

Aku tidak bisa ngomong apa. Joko ngotot ingin ketemu dengannya. Aku segera menuju ke kasir untuk membayar dua piring nasi rawon di tambah minum air es.

Ya..Joko memiliki kesetiaan tinggi bila aku mengalami sedikit saja permasalahan menyangkut harga diri. Tanpa pikir panjang lagi kami berdua berjalan bersama menuju kantin sebelah. Tapi aku sudah mengingatkannya kalau aku tidak ingin adu jotos. Aku berusaha mencengahnya agar tidak terlalu mengumbar emosinya.

Tapi Joko tidak mengubris omonganku. Dia cuma konsentrasi kepada orang yang telah menghinaku. Joko benar-benar kecewa berat dengan bentuk pelecehan.

”Tenang….kawanku..aku hanya ngertak sambel aja. Aku tahu tidak ada gunanya berkelahi cuma aku tidak ingin kamu mengalami masalah rasialis di sekolah ini. Bagaimanapun juga hal ini termasuk pelanggaran!” sahutnya pelan. Aku hanya tersenyum…aku tahu maksudnya. Tapi kalau tidak bisa negosiasi pasti berkelahi!

Kami berdua berjalan santai agar tidak menarik perhatian teman-teman yang lain. Hanya beberapa langkah kami sudah berada didepan kantin. Aku masuk terlebih dahulu sambil aku melihat sekeliling ruangan kantin. Ramai sekali, semua bangku penuh oleh murid-murid yang sedang makan siang.

Aku masuk lebih dalam ..dan aku melihat empat orang sedang makan di pojok. Aku yakin dia antara empat orang itu. Sosoknya tinggi besar namun tidak nampak berotot seperti Joko. Aku tidak tahu apakah dia kakak kelas atau teman satu angkatan. Namun aku yakin kalau dia orangnya. Lalu aku menarik lengan Joko agar Aku tunjukkan pelakunya kalau dia berada duduk di pojok.

Tanpa pikir panjang aku dan dia menghampirinya.

Kami tidak takut dengan jumlahnya. Joko sudah tajk sabar ingin menguji kehebatan lawan. Akupun bergegas mendampingginya. Aku yakin kalau dia sudah begini, ia siap tempur.

Sekali lagi aku tidak ingin ada keributan tapi Joko bisa bertindak emosional bila tidak terkontrol. Ini akan menjadi gila-gila-an bila sampai ada perkelahian. Aku tidak mau hal ini terjadi. Aku tidak ingin membuat papa dan mama di panggil oleh kepsek.

Joko berdiri tepat di depannya dengan badannya agak sedikit membungkuk kedepan, dia pasang muka sedikit manatang sambil bertanya baik-baik.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s