novel pembunuhan hal 89

acjl

Joko, Aku Polisi

hal 89

”John, kamu ngapain tidak pilih sekolah favorit di tengah kota, malah milih di sini(SMU GIKI-I )? kalau di lihat gayamu sih…. kamu ini anak orang kaya, betul engak?” dengan muka penasaran. Mungkin penampilanku ini tak pantas sekolah di sini.

”Aku pikir lokasi sekolah tidak jau hdari rumahku. Engak negeri No Problem atau swasta mahal, teman…..yang penting niatnya sekolah baik-baik…cari ilmu….aku pikir kalau sekolah favorit, aku tidak akan bisa sekolah bersama-sama dengan sahabatku. Lebih baik aku bisa bersama Joko. Kan sekolah dimana sama saja! Yang penting itu bukan sekolahnya tapi niat kita sendiri, bisa tidak memahami tujuan untuk sekolah. Benar tidak omonganku, kawan!” jawabku tegas.

”Iya…benar juga kita disini bukan karena melihat atau belajar tentang sekolah tapi belajar ilmu, ingin menimba ilmu sebanyak mungkin, belajar untuk meraih masa depan yang lebih baik daripada sekarang.” dia tersenyum tanda puas dengan penjelasanku.

Namanya Sinta, tinggi sekitar 160 cm, berkulit sawo matang. Namun aku belum memikirkan untuk mengajak kencan. Berteman oklah……Aku lebih fokus pada pelajaran sekolah. Kepada Jokopun aku bersikap sama. Bolehlah pacaran asal jangan pernah lupa belajar dan tidak sampai menghamili atau berkencan sampai teler!

Resiko berat, merugikan kehidupan orang lain. Kalau sudah begitu sesal kemudian tidak ada artinya. Memilih penjara atau dihabisi oleh keluarganya. Pilihan yang tidak mengenakkan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s