novel pembunuhan hal 103

aaba

Joko, Aku Polisi

hal 103

”John, sorry sobat…..aku sengaja mengajakmu minum bir berdua meskipun aku tahu kamu engak minum bir. Anggap saja ini sebagai hadiah…..perpisahan SMU.”

”Hai…kawan..aku sih..Ok aja dengan acara pesta kecil ini buat kita berdua. Asalkan aku hanya menimun satu gelas dan sisa buat kamu. Namun kalau boleh aku tanya, kamu dapat uang dari mana?” aku masih belum meminum bir hanya tetap memegang dengan kanan kiri. Pertanyaanku membuat dia terkejut.

Setelah menenggak satu gelas bir sampai habis lalu dia sudah menyiapkan jawabannya.

”Kemarin malam bapak memberikan sejumlah uang kepadaku. Alasannya agar uang itu untuk membeli baju entah celana atau baju buatku. Bapak memberikan uang sejumlah Rp200.000. Ibu juga tahu kalau bapak memberikan uang itu kepadaku. Aku pikir buat apa celana atau baju baru. Aku masih memiliki baju atau celana yang jarang aku pakai. Aku pikir aku ingin menikmati kelulusanku dengan cara minum bir. Aku ingin sekali inum bir sama kamu john. Asal janga nmsapai mabuk berat. Aku juga ingin menikmati suasana cafe di malam hari. Aku hanay ingin berpesta kecil sama kamu, aku tidak terlalu suka pesta dengan banyak orang. Rasanya kacau kalau banyak orang.”

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s