Novel Pembunuhan hal 118

ase

Joko, Aku Polisi

hal 118

”Nek, aku sayang sama nenek mengapa kita harus berpisah?” Tanyaku polos sambil memeluk nenek. Lalu aku mengambil duduk disampinya sambil memeluk lengannya.

”John….nenek tahu” diam sesaaat. Beliau menanggis tersedu pelan ,“ Nenek rasanya sudah cukup lama tinggal di Jarak. Kalau nenek ikut pindah ke Manukan atau entah kalian mau pindah kemana rasanya tubuh ini lelah. Nenek ingin menikmati masa tua di desa agar tubuh ini lebih sehat. Rasanya tubuh ini butuh kembali ke nuansa dulu seperti dulu di desa.”

Air mataku terjatuh di pelukannku.aku kembali menanggis tersedu-sedu. Lalu sekuat tenaga aku menahan rasa tangisku da duduk kembali di sebelah nenek. Mata nenek berkaca-kaca mungkin juga merasaka nkesedihan berpisah dengan ana kdan cucunya. Tahun ini adalah pilihan hidup.

Mereka bertiga diam membisu setelah kehadiranku. Aku melihat papa dan mama memeluk nenek bersamaan.. Mereka bertiga saling mengucurkan air mata. Pelan-pelan membasahai pipi papa dan mama. Aku diam duduk terpaku dan menatap mereka. Dalam hati aku menanggis deras.

Sekuat tenaga aku bertahan agar tidak tumpah membahasi wajahku ini. Berulang kali aku mengambil nafas dalam-dalam, dadaku naik –turun menahan air mata agat tetap di dalam kelopak mata. Pelukan mereka sudah terlepas dan masing-masing duduk kembali semula. Papa merespon jawaban nenek.

” Nek, aku dan istriku tidak keberatan dengan keputusan nenek. Tapi yang menjadi pertanyaan adalah mengapa rumah ini harus di jual. Aku ingin rumah ini dikontakkan saja. Aku sanggup membeli rumah baru?” papa menanyakan kepada nenek. Lalu nenek menjawab lugas.

”Lukas, kakekmu selalu memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya. Karena kamu anak satu-satunya maka kakek berpendirian agar kamu terbebas dari semua yang berkaitan dengan lokalisasi. Terimalah warisan rumah ini. Juallah lalu cari yang lebih baik to…..kamu dan istrimu sudah bekerja.” Papa terdiam mendengar komentar nenek sambil berpikir benarkah apa yang beliau katakan.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s