Novel Pembunuhan Hal 211

atr

Joko, Aku Polisi

hal 211

”Wow……,” sedikit berteriak Joko kaget bukan main. Dia ngak habis pikir ada apa ini!!!! Jantung berdetak naik turun sangat cepat, kedau tangannya meraba-raba isi di dalam amplop. Uang atau kertas! Katanya dalam hati.

Tak habis pikir dengan melihat amplop berwarna coklat tebal. Lalu dia menyobek panjang lapisan atas amplop dan dibuka semua isinya. Ada dua bungkus satu bungkus berwarna coklat tebal dan satunya satu bungkus plastik bening.

Nampaknya bungkus plastik bening berisi sbeberapa foto. Joko mengambil beberapa foto dan meletakkan satu bungkus warna coklat di jok. Joko berdiri mengamati setiap foto, mengingatkan masa-masa indah dahulu.

Satu per satu dia amati, tetesan air mata kembali menetes membahasi pipi. Foto-foto semasa kecil hingga dewasa bersama John dan keluarganya. Kurang lebih ada dua puluh lembar. Setelah itu dia masukkan kembali ke bungkus plastik dan mengambil amplop cokalt. Dia sobek ujung selebar mungkin. Wow…ternyata berisis uang kertas seratus ribuaan yang di balut kertas bertanda bank BRI tertera Rp10.000.000. tidak itu saja ada STNK dan BPKB lengkap dengan secarik kertas. Tulisan tangan John.

Hi………Joko Sahabatku……………..
Salam kangen selalu dariku sahabatamu John
Maaf kan aku ..sekali lagi aku menyesal atas kepergian kami sekeluarga ke Jakarta. Kepergian kami bukan berarti berpisah darimu. Kamu memang bukan saudaraku secara biologis, tapi secara batin kamu adalah saudara kandungku. Papa, mama, dan Cristinapun mendukung hal ini 100%.
Kepergianku bukan menjadi akhir perpisahan dari kita berdua. Kedekatan, keakraban sejak kecil sampai kuliah sayang kalau kita lupakan. Kita tidak akan terpisahkan oleh waktu, ruang, atau oleh apapun. Aku amat sayang kepadamu. Aku akan selalu mengenang masa-masa indah selama kita tinggal di Jarak. Jangan pernah melupakan arti persahabatan kita Joko…Jangan pernah putus termakan oleh waktu.
Aku juga memberikan uang dan sepeda motor sebagai kenang-kenang. Pakailah uang sebesar 10 juta dan motor sebagai modal, dan sebaik-baiknya demi masa depanmu. Kenang-kenang dari dirimu adalah kesetiaamu yang tiada berharga bagiku dan keluargaku. Terimalah sahabatku sebagai tanda cinta kasih ku. Kami sekeluarga juga mendoakan semoga kamu memperoleh pekerjaan yang kamu idamankan dan masalah ibu dan bapakmu segera tercapai solusi terbaik . Persahabatan tiada akhir dan tiada lekang oleh waktu. Aku sangat kehilangan kamu, kami semua sayang sama kamu Joko.

Sahabatku Joko, semua ini untukmu. Kami sekeluarga rela, simpati, dan bahagia memberikan hadiah kenang-kenang ini. Sebagai tanda tali persahabatan kita yang bertahun-tahun di Jarak. Gunakan demi meraih cita citamu. John.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s