Novel Pembunuhan Hal 224

afs

Joko, Aku Polisi

hal 224

”Sekali lagi ibu turuti kata hati ibu. Saya tidak memiliki solusi lain atas masalah ini. Bagi saya pribadi hal ini sudah tidak bisa ditoleransi lagi. Kalau ada seseorang yang memiliki tekad seperti itu rasa sudah tidak bisa di tahan. Kalaupun bisa tentu bapak akan memberontak mungkin karena cintanya telah berpindah setengah hati ke perempuan lain.

Bapak sudah tidak memikirkan istri dan anaknya lagi, bagaimana masa depan Joko nantinya kalau tanpa bapak. Sekali lagi ibu harus bijak menentukan pilihan. Sebelum melangkah ke pengadilan tolong bicarakan jujur masalah yang terjadi sama Joko, saya yakin dia telah dewasa tentang hal ini. Pikir dahulu sebaik-baiknya.

Hanya ini saran saya.” Sebuah saran yang sederhana penuh makna. Pak Arnold juga tidak setuju dengan prinsip poligami. Mungkin hanya beberapa negara yang yang menjalankan hukum poligami milalnya Malaysia.

Ibu berusaha tetap tegar dan menerima penjelasan pak Arnold atas masalah ini. Sangat pelik, sangat dilematis, dan berat bagi setiap perempuan. Istri mana yang rela menerima menjadi nomor dua?

Meski masih ada perempuan yang mau di madu! Sambil menundukkan kepala dengan cucuran air mata ibu berusaha mencerna setiap kata yang pak Arnold utarakan. Pikir ibu pak Arnoldlah yang cukup dekat dengan bapak di kantor. Semua infromasi tentang sepak terjang pak Remo diketahui oleh pak Arnold. Namun bapak cukup pintar untuk menyembunyikan rahasianya di kantor. Sehingga tidak seorangpun beani bertanya langsung tentang perselingkuhannya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s