Pelacur Meratapi Sebuah Kesedihan

dd

Tidak selamanya sebuah profesi memberikan kesenangan lahir batin. Nasip orang memang tidak ada yang tahu. Manusia sudah bertahun-tahun mempelajari kehidupan manusia sendiri.

Urusan nasip selalu berhenti tiada solusi.

Pelacurpun kadang meratapi sebuah nasip yang dia alami di lokalisasi. Kesedihan kerapkali mendera di kala sepi akan pelanggan yang tiada kunjung datang.

Pelacur-pelacur lokalisasi seringkali menjadi korban pemerasan orang-orang yang merasa dirinya baik, lebih baik darinya,sok suci dengan jabatannya.

Pelacur-pelacur lokalisasi kerapkali juga menderita sakit oleh penularan penyakit yang dbawa oleh pelanggan.

Ketika semua sudah mendera, inilah puncak dari sebuah kehancuran hati. Para pelacur-pelacur tergeletak, tersakiti, tersungkur oleh sebuah profesi yang menjadi sebuah pilihan.

Hanya tangis di hati tak akan terdengar oleh siapapun kecuali diri sendiri.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s