Pelajaran Ke-27 Di Lokalisasi

zzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz

Sikap melayani sangat dibutuhkan untuk menjalin sebuah relasi dengan teman, sahabat, saudara, pelanggan, atau orang yang kita kenal. Tidak mudah melakukan sikap seperti ini. Melayani dengan hati bukan dengan paksaan atau imbalan adalah berat.

Melayani membutuhkan sikap sopan santun, mau mendengarkan, sudi menerima keluh kesah, siap menerima permintaan, siap untuk menjalani perintah dan harus tulus.

Pelayanan yang tulus harus dilakukan untuk menghasilkan imbalan. Pelayanan harus mengerti siapa dan apa serta bagaimana melayani seorang tamu.

TAMU ADALAH ORANG YANG HARUS DIHORMATI.

Seorang tamu membutuhkan pelayanan agar betah dan senang selama berada di ruangan. Pelajaran kali ini adalah bagaimana sikap kita melayani menjadi poin penting yang bernilai tinggi.

Kepada penguasa kita melayani, kepada orang tua kita melayani, kepada atasan kita melayani, kepada pekerjaan kita melayani, kepada seorang yang kita cinta kita melayani.

Pelacur adalah salah satu pelayan terbaik di dunia ini karena selalu menuruti apa yang diminta oleh pelangganya !!!

Hal ini bisa berarti bahwa menjalani kehidupan juga melayani keinginan kita terhadap ambisi dan cita-cita. Padahal tidak ada teori apapun untuk mengapai cita-cita.

Apakah kita sekolah diajari mengapai cita-cita ?????? Apakah kalau sejak SD ingin jadi dokter maka sejak itu mulai belajar kedokteran !!!!!!!!

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s