Cobaan Hidup Di Lokalisasi

zzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz

Cobaan terbesar hidup dan tinggal di lokalisasi adalah kontrol terhadap diri sendiri. Tidak mudah untuk menjadi ‘orang sukses’ selama tinggal di dunia malam.

Bergumul dengan pecinta-pecinta pelacur, maling, orang-orang yang berorentasi uang, kesenangan, tujuan hidup tidak jelas, paling suka menghaki hak orang lain, kepalsuan perilaku.

Inilah cobaan yang sangat berat.

Sepanjang tahun hidup bersama mereka, padahal tidak sesuai hati diri sendiri. Prinsip hidup saja sudah beda sehingga seakan-akan seperti minyak di atas lautan yang tidak bisa bercampur meski dalam satu kesatuan !!!

Resikonya secara psikologis sepanjang tahun selalu dihadapkan pemandangan-pemandangan di luar logika dan nalar sehat.

Beban moral dan batin kerapkali menghadang. Tidak terjerumus ke dunai malam adalah tantangan tersendiri dan saya sukses menjalaninya.

Inilah keindahan menikmati hidup di dunia malam. Saya pikir selalu ada hal-hal positif di mana ada kekuatan negatif, selalu ada hal-hal yang baik di dalan keburukan.

Di mana kita tinggal, di mana kita mencari nafkah kehidupan selalu berhadap-hadapan langsung atau tidak dengan orang-orang yang tidak seide, sepaham, kontra dengan nalar sehat.

Gesekkan sossial, gesekkan pribadi, perselihan, semua bisa diatasi dengan cara sederhana.

Prinsipnya yaitu TAHU DIRI,,,,,,TAHU DIRI SIAPA KITA YANG SEBENARNYA, TAHU KAPASITAS KITA, TAHU diri adalah kunci utama menghadapi segala permasalahan di dunia ini.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s