Tahu Diri

zzzzzzzzzzzzzzzzzzz

Ketika kita kesusahan, ketika kita ingin mencurahkan isi hati karena kepedihan, ketika kita ingin mengungkapkan isi, semuanya selalu ingin ada yang sudi dan mau mendengarkannya.

Kita selalu ingat akan seseorang untuk dimintai mendengarkan isi hati ketika ada kesulitan.

Manusia-manusia seperti ini adalah manusia-manusia yang tidak tahu diri. Tidak mau mengerti orang lain namun yang dimengerti adalah dirinya sendiri.

Padahal kalau mereka sudah dalam kondisi nyaman, merasa kenyang, merasa sehat dan merasakan keindahan dunia dengan kekayaan yang ada melupakan siapa kawan kita.

Mereka adalah manusia-manusia pemuja harta benda, uang, dan materi yang ada di dunia.

Seakan-akan segala-galanya bisa dibeli dengan kekayaannya.

Seakan-akan kawan bagaikan ban serep saja dibutuhkan kalau memang ketika dibutuhkan. Itu band serep, engak masalah. Tapi kawan adalah maanusia seperti kita juga. Kawan juga punya perasaan namun selalu dianggap binatang !!!

Kalau butuh, perlu sok akrab, sok kenal, dan sok baik namun kalau tidak perlu secepat kilat melalaikan jasa-jasa yang pernah diberikannya.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s