Sex And Drugs

At a long time ago when Dolly and Jarak still running sex business for the author is a real life science storehouse that is very useful and useful to live life in this world.

Why not ?

Because the reality of life is always dynamic, growing endlessly, and not endless. Imagine one location that lives 24 non stop always visited by many lovers of the night world.

Visited by many people around Surabaya and outside the city of Surabaya.

At that time, the business thrived so that the author could go to college thanks to prostitution in Dolly and at Distance. One important experience is about drugs.

Drugs become important goods that have a value in the area Dolly and Jarak. The seller is scattered hawking drugs to visitors.

One of the important points is that as long as there is no desire at all and emerging hatred of drugs then it can be avoided.

Many times there are friends or neighbors who take drugs but the author always refused. The reason is simple that drugs not only destroy economically but also kill slowly.

Too slow to feel at all.

Drugs are one of the human destructive drugs in the world. Who is exposed to drugs is very difficult difficult to avoid because of its extraordinary addiction?

One way to avoid drugs is to strengthen belief in God and believe that drugs are a killer for us. Do not ever ever try drugs at all…it will kill us soon or later, trust me.

Pecandu Paham Dampak Narkoba

zzzzzzz

zzzzzzzzzzzzzzzzzzzz

Narkoba yang memiliki berbagai varian jenis benar-benar dibuat sengaja untuk merusak sebuah generasi bangsa dan termasuk usaha jahat untuk menjahati orang-orang yang tidak salah.

Orang-orang yang baik awalnya sengaja dijadikan menjadi jahat.

Pelaku jahat berbisnis narkoba maka memiliki koonsep yang sama yaitu tidak rela melihat kebahagiaan orang lain, tidak suka melihat orang hidup sehat bahagia bersama keluarga.

Narkoba sudah menjadi bisnis besar.

Anehnya produksi narkoba tidak hanya dikirim dari luar negeri namun juga ada yang memproduksi di dalam negeri. Bagi pecandu sudah mengerti dan memahami dampak keburukan pemakaian narkoba.

Masalahnya kalau sudah terjangkiti oleh narkoba maka akan merusak sel-sel syaraf di otak sebagai pengendali metabolisme tubuh. Sehingga semua akan tergantung pada syaraf yang teracuni oleh narkoba. Inilah yang paling berat.

Pengobatan medis harus bersatu padu pada keimanan pecandu untuk kembali normal, kembali sehat, dan berani meninggalkan dunia narkoba. Hanya itu lainnya tidak ada kalau ingin sehat dan bahagia sejatinya di dunia. Semua kembali ke iman dan keseriusan pecandu sendiri.

Lapas Sarang Narkoba

aq

Selama ini sebenarnya pihak Polisi atau BNN sudah mengetahui adanya transaksi narkoba dikendalikan di dalam penjara.

Anehnya tidak ada tindakan serius untuk menangganinya. Akibatnua beberapa kali terjadi pembakaran penjara oleh napi atau kerusuhan saat penjara digeledah oleh BNN.

Narkoba dikendalikan di balik jeruji besi tentu ada permainan. Selain itu eksekusi mati terpidana mati narkoba jilid II dan seterusnya belum dilanjutkan.

Seharusnya Indonesia bebas narkoba kalau hukuman ditegakkan sesuai UU hukum yang berlaku di Indonesia. Hukuman mati harus dilakukan dengan jujur dan adil.

Lapas atau penjara sebaiknya ditata sedemikian rupa agar menjadi tempat pembinaan bukan pelatihan menjadi penjahat melebihi sebelumnya.

Andaikata saja hukum bisa tegak.

Narkoba Beredar Di Penjara

ao

Narkoba benar-benar kejahatan yang sangat kejam dan tidak berprikemanusiaan. Dampak narkoba menjerat pemakai hingga habis hartanya dan nyawanya.

Nyawa dan harta adalah incaran para penjahat narkoba.

Pemerintah yang berkuasa atas negeri ini seharusnya semakin tegas dan berani memberantas narkoba. Penjara tidak menakutkan bagi seorang penjahat.

Justru di dalam narkoba bisa ditemukan narkoba. Hal ini membuktikan bahwa narkoba melintas semua batas bahkan tidak satupun bisa menghindari dari kejaran narkoba.

Hukuman mati adalah bayarannya yang harus dibayar oleh para penjahat.

Hanya pemerintah yang berani menghapuskan narkoba dari tanah air. Rakyat tak kuasa.

bisnis narkoba dari penjara

ber

Narkoba menjadi buruan polisi di seluruh dunia. Anehnya bisnis narkoba tidak pernah menyusut. Di Indonesia seorang bandar yang dipenjara bisa mengendalikan bisnisnya hingga keluar penjara.

Hebatkan ! Bandar narkoba itu menjadi bos besar di bisnis haram ini.

Selama pemerintah tidak membunuh semua bandar narkoba yang telah tertangkap maka rantai bisnis narkoba tidak akan putus. Genderang perang harus ditabuh bertalu-talu.

Harus ditabuh setiap harinya agar masyarakat sadar bahwa narkoba berbahaya bagi NKRI.

Narkoba akan terus membanjiri negara kita bila hukuman penjara. Hukuman mati harus diberikan sebagai hadiah terhadap tindakannya yang membahayakan negara.

NKTI bisa jatuh dan hancur bila narkoba merusak mentalitas bangsa kita. Hanya kematian bagi narkoba, tidak ada yang lain.

Cara Anak Muda Menghindar Dari Narkoba

awsa

Ada banyak cara untuk menghindari dari ganguan narkoba.

Ya,…..narkoba terus berjuang sekuat tenaga untuk dikonsumsi olah jutaan orang karena narkoba adalah bisnis besar bagi penjahat profesional.

Narkoba adalah kejahatan paling besar di dunia ini selain ongkos produksinya juga cara penjualannya.

Bagi pemilik dan pembuat narkoba tidak peduli dampak negatif yang ditimbulkannya, bagi mereka narkoba adalah uang trilliuan rupiah. Narkoba adalah uang.

Sekali lagi narkoba adalah uang bukan obat atau yang lain. Selama menguntungkan mengapa tidak ! Jadi inilah prinsip yang dipakai oleh bandar besr narkoba.

Selama ini bandar besar narkoba jarang atau belum bisa ditangkap.

Cara menghindar narkoba bagi kawula muda sebagai berikut :

– Hindari dunia malam seperti diskotek, club malam dsb. BUKAN DI BENCI…bukan…..karena malam hari menjadi media jualan bagi mereka.

– Jangan sampai berdekatan ataun berteman dengan orang yang sudah pakai atau pemakai.

– Kumpullah dengan komunitas sehat seperti klub olah raga.

– Wujudkan cita-citamu…fokus pada tujuan yang terbaik, kuatkan iman..

– pelajari dampak buruk pemakaian narkoba…..nyawa taruhannya.

Cara Bandar Narkoba Mengontrol Bisnis Narkoba Dari Dalam Penjara

ada

Narkoba merupakan zat adiktif, zat perangsang hebat yang mampu merusak semua sistem syaraf. Dampaknya pemakainya akan kecanduan terus menerus hingga membawa kematian.

Versi dokter narkoba adalah zat berbahaya bagi tubuh sehingga bila dipaksa masuk ke dalam metabolisme tubuh akan membawa dampak berbahaya.

Itu versi dokter yang berbeda dengan versi Polisi. Bagi polisi narkoba adalah barang haram, berbahaya sehingga pembuatnya, bandarnya, kurirnya, pengedarnya, dan korbanya yaitu pemakai harus ditangkap semua.

Narkoba musuh bersama yang di seluruh dunia dicari dan dimusnahkan.

Bagi bandar narkoba, narkoba adalah bisnis miliaran rupaih bahkan triliunan rupiah. Untuk itulah para bandar tidak pernah tertangkap oleh Polisi.

Bagaimana bisa tertangkap ? Karena bandar terus inovatif melarikan diri dan terus memproduksi narkoba hingga diekpor ke luar negeri.

Cara bandar narkoba mengirim paket dari dalam penjara :

Pertama, bandar narkoba akan menyuap petugas lapas dengan iming-iming uang jutaan rupiah apabila mau memberikan kelongaran memakai telp celular.

Kedua, bos besar harus bekerja keras merayu siapa saja yang di dalam sel harus taat dan patuh kepadanya. Jadi ada rasa tolong menolong, solidaritas tinggi dimunculkan.

Ketiga, bandar menelphone para rekanan untuk mengirim narkoba melalui kurir yang telah disiapkannya. Caranya melalui teman lama yang berbisnis narkoba.

Keempat, dengan telp celular bos/bandar mengontrol peredaran narkoba di seluruh wilayah yang dikuasainya. Komunikasi lancara dan dapat hasil maka uangnya akan masuk rekeningnya atas nama istri atau sanak saudaranya.

Kelima, bandar narkoba memiliki kepercayaan kuat kepada anak buahnya sehingga usaha pengiriman ke kurir akan lancar. Dari kurir barang akan diambil oleh pengedar yang berarti siap jual.

Siapakah yang tergoda bisnis miliaran rupiah ?