Germo

alwws

Germo

Aku tak malu…..inilah jalan hidupku
Kubuang jauh-jauh rasa itu dari lubuk hatiku…..
Usaha turun temurun terus kujalani
Cibiran banyak orang menghiasi telinggaku
Berkali-kali cemohaan terlontar sinir terdengar
Aku tak tahu…peduli apa orang-orang itu akan nasipku……
Hidup adalah kata hatiku…..
Mengapa ada orang yang peduli nasip orang lain….
Mengapa hanya peduli bicara…dan bicara saja……
Omongan menguap cepat di telan angin menerbangkannya ke angkasa luas…hilang tak berbekas………..
Germo….germo…………julukkan di sini….tak jauh beda dengan profesi lain……
Perbudakaan tak lekang oleh perubahan….yang bisa hanya berganti nama….tindakannya tetap sama….
Aku….berjuang hidup melalui jalan ini…jualan barang hidup yang menyenangkan……
Selama masih ada yang membutuhkan pasti para germo tak kehabisan uang…
Aku kenyang godaan dan pengalaman………
Semua kujalani dengan hati riang……selama mereka itu para pelacur menghasilkan pundi-pundi kekayaan………
Aku terus dan terus disini sampai jiwa terbang kembali kepadaNya……………

Advertisements

Kamar Pelacur

ares

Kamar

Di kamarku di atas ranjang berlangsung pelampiasan diriku menjajah diriku
Menerima perlakuan sesualitas sepanjang malam
Kubiarkan diriku di mainkan dan dipermainkan
Beginlah sebuah arti permainan di atas ranjang
Tanpa ada pemenang ataupun kekalahan
Hanya laki-laki yang bisa mencapai puncak puas kenikmatan berdiri kokoh bak pemenang
Aku hanya tersenyum…dingin dalam hati….melihat keperkasaan yang berlangsung singkat dan sesaat
Aku menerima banyak laki-laki…..dengan satu tujuan sama….menikmati keindahan lekuk tubuhku…
Merasakan kehangatan sentuhan demi sentuhan lembut kedua telapak tanganku……
Merasakan pesona kenikmatan sentuhan lembut ujung bibirku di sekujur tubuhnya
Air liurku membahasi sampai ke seluruh permukaan kulit ari
Akhir permainan ……kami tergeletak di kamar tanpa kecupan kasih sayang…aku…tahu aku bukanlah kekasihnya..aku tak lebih dari pemuas dahaga nafsu

26 mei 2010 jarak parkir 64 sby

Aku, apakah Pelacur ?

anc

Aku………?

Kesucian tetap terjaga meski
hanya sampai lubuk hati
Lainya tak kuasa menahan diri
Terlepas jutaan beban menimpa diri
Melacurlah diri demi sesuap nasi
Hanya inilah yang kusukai
Pilihan terbaik dari dalam hati
Berhari-hari aku berpikir tentang profesi ini
Ah……apa mau di kata tentang nasipku
Seribu langkah mantap kujalani
Segala resiko ku tanggung sendiri
Memang apa artinya hidup tanpa tandingan
Persaingan tak bisa di halanggi
Kuteruskan…kujalani entah sampai di mana
Entah berapa jauh angin membawaku pergi…..
Kurelakan harga diri
Kupersembahkan jati diri demi laki-laki
Biarlah kenikmatan ada pada dirinya
Aku berserah diri …….untuk di nikmati

21 mei 2010 jarak 64 sby

Kesedihan Tiada Tara Di Hati Pelacur

adxz

Sedih hatiku……ugh

Jutaan beban ada di pada diriku
Di kala engkau memilih diriku tuk melayanimu
Kuterima dengan lapang dada….
Sekuat tenaga kukerahkan memuaskan hasrat yang memuncak pada ujung penismu
Satu tujuan sudah jelas tersirat dari tampangmu
Kepuasaan…sexualitas…..tanpa cela..tanpa cacat
Tanpa kekurangan….sampai akhir
Senyum manis menghiasi sekelumit bibirmu
Apa yang terjadi bila segala keinginanmu tak sesuai kehendak hatimu………………..
Sudah kupastikan…pasti engkau meluapkan kekecawaanmu mirip penyiksaan para tahanan tanpa ampun dan perlawanan
Kata-kata kasar………..menyakitkan perasaan
Gerakan tangan menyakitkan mendarat tepat di sebagian tubuhku….ugh…sakit meski tertahan
Tekanan batin…menjadi pelayan ranjang
Sejuta kata meledak di hatiku….namun tak terdengar
Aku hanya terdiam tertunduk patuh akan cengkeraman laki-laki dan uang
Laki-laki….,menutup mata melupakan diriku..
Siapa aku……
Aku bukanlah budak atau hewan peliharan
Seenaknya di permainkan…….
Sekehendak hati…..sesuka hati tanpa di balut kasih
Lagi-lagi aku hanya terdiam membisu sampai pilu
Aku berserah diriku atas kemauanmu
Bolehlah engkau menikmati diriku sepuas-puasnya
Lumatlah sekujur tubuhku
Tinggalkan diriku selepas tercapai keinginanmu
Ya………aku tahu….perasaanku………..
Kepuasaanmu bukan milikku……..

17 mei 2010 jarak parkir 64 sby

Duka Pelacur

ajde

Dukaku

Di atas batu nisan kusandarkan hidupku….
Tanpa ada batas…langit terbentang luas…….
Tanpa dinding pemisah
Sinar rembulan cukup sebagai penerangan di kala malam
Ditemani semilir angin malam
Pohon-pohon cemara berdiri tegak di antara sisi jalan
Rerumputan tumbuh subur menjulur di sela-sela batu nisan
Terkadang burung-burung liar melintas riang
Malam semakin dingin dengan terpaan angim malam
Dukaku tergerus keterbatasan usiaku….
Usia tak bisa di tipu meski dengan make up atau operasi..
Menjadi tua kadang menyakitkan
Tua kalah dengan yang masih muda
Lokasi bisa dipindah….
Permainan bisa di olah
Waktu bisa di perpanjang
Aku telah kehilangan tenaga dan penampilan
sekujur penuh keriputan sehingga kehilangan kehangatan…menjauhkan dari pelanggan..
Meski kau tetap bertahan dan tak patah arang terus berjuang di atas batu nisan untuk meneruskan sisa-sisa usiaku….

11 mei 2010 jarakparkir 64 sby

Tak Selamanya Aku Melacur

adff

Tak Selamanya

Selama hayat masih di kandung badan
Segala impian bisa menjadi kenyataan
Tak peduli siapa gerangan
Hak setiap orang menginginkan perubahan
Entah nasip atau takdir
Hanya orang-orang tertentu berpikir demikian
Pelacur-pelacur jalanan……
Preman-preman yang kurang makan
Koruptor-koruptor yang masih kekurangan
Padahal hartanya tak karuan
Menyebar dan tersimpan rapi tak ketahuan
Kemiskinan dan kekayaan layaknya kakak dan adik
Selalu berdekatan…..berdampingan…seiring sejajar
Mirip pinang di belah dua
Namu sayang seribu sayang
Apa mau di kata…
Keduanya bukan saudara atau teman
Tak ada kasih sayang dan perhatian…..
Saling pandang tapi tak pernah berbagi uang
Kemiskinan benar-benar mematikan…..
Siapapun tak ingin jatuh ke jurang kemiskinan
Siapapun pasti merota-ronta penuh tangis cucuran air mata….menyerit kesakitan…bila sampai tersungkur…..ke lembah penistaan…..
Sekujur badan mengigil sepanjang malam
Merasakan harga diri telah di gadaikan
Bukan semata-mata tidak bisa makan
Bukan hanya tidak memiliki harta benda
Keterpurukan jiwa…merasuki dan mengerayanggi
Sekujur badan……
Keinginan keluar meretas merubah nasip dari lubang kehancuran..
Tak ada yang menolong…
Meski menyerit sekeras jeritan elang
Tak seorang sudi memandang mengulurkan bantuan
Kami-kamilah sendiri yang menolong diri sendiri
Pelacur-pelacur muda dan tua entah tinggal dan bekerja di mana saja
Nasipnya tetap sama………
Selalu dan selalu mengemis..mengiba……
Dengan sentuhan lembut kedua tangan dan lubang-lubang kecil terbuka yang begitu dalam
Ya segalanya…..yang ada di badan boleh di permainkan tanpa ada kata penolakan
Tak satupun ada kata tak mengenakkan
Memang….kadang..tak selamanya..kami begini….
Tak selamanya kami disini melacur…..terus-terusan
Hanya itu yang ada di benak kami yang tersimpan
bahagia hidup ini penuh bintang bila itu terkabulkan

30 april 2010 sby jarak parkir 64

Pelacur Yang Merindukan Rindu

akdr

Kangen

Siapa yang ingin menahan rasa
Siapa yang sanggup menolak
Siapa yang bisa terus meronta
Siapa yang ingin mengatakan tidak
Siapa yang mau mengerti
Siapa yang sudi memahami
Kalau tahu siapa aku
Rasa kangen tersimpan rapi kubalut duka
Rasa kangen akan sebuah cinta tulus penuh kasih
Cinta yang di berikan kepada seseorang yang mencintaiku………meski dia tahu siapa aku
Rasa itu benar-benar menyakitkan
Ingin kucari…..meski
Jauh dan dalam sedalam dasar lautan
Samudera luas………..
Ingin ku seberanggi..meski ombak besar menghadang
Ingin kuungkapkan unek-unek di hati
Puluhan tahun terpatri di hati
Kangen…akan belaian seseorang
Ya..dia impian…belaka ..
Aku ingin kehadiran cinta
Cinta yang benar-benar mencintaku bukan menyakitiku tapi memiliki
Memberikan kesejukkan atas kekeringan bertahun-tahun mendera diriku
Kekeringan melanda relung hatiku yang paling dalam
Sekian tahun aku melacur…
Tak satupun pelangganku yang bersedia memberikan cintanya kepadaku……
Tak satupun..seseorang yang kukenal bersedia menerima cintaku…….
Aku haus akan belaian cinta kasih tulus dari seseorang mencintaku
Seseorang yang mencintaiku tak pernah menemuiku
Dia…..seseorang yang kuharap dan kunanti sepanjang tahun
Kapan dan kapan dia datang membawa khabar gembira…….
Aku tetap setia menanti disini…….
Dalam diam membisu….
Aku berkaya bahwa
Kehadiran cintalah yang bisa membawaku pergi
Mengarunggi samudera luas tanpa halangan
Membawa pergi kepedihan..luka lara dalam hati..
Hanya dari cinta seseorang yang mencintaku….
Meski…aku seorang pelacur……..

2 april 2010 jarak parkir 64 sby